Senin, 22 September 2014

Cita-Cita Luhur Dari Seorang Anak Petani Gula Kelapa Di Purbalingga



Desa Candinata terletak di bawah lereng Gunung Slamet, tepatnya di Kota Purbalingga Provinsi Jawa Tengah. Hawa alami nan sejuk menghiasi desa ini. Sepanjang perjalanan banyak dijumpai pohon kelapa. Dari pohon kelapa inilah, sebagian besar masyarakat desa kami bergantung untuk membuat gula kelapa cetak.
Rerata produksi gula kelapa cetak yang dihasilkan adalah 7 kg/hari/petani. Harga gula kelapa cetak yang fluktuatif antara Rp 7.500,- hingga Rp 8.000,- menjadikan para petani belum sejahtera. Maka dari itu, Samsul Arifin selaku anak petani gula kelapa mempunyai inisiatif untuk membuat diversifikasi gula kelapa cetak menjadi gula kelapa kristal. Harga gula kelapa kristal sudah mencapai Rp 13.000,- di tingkat petani. Dari hasil penjualan gula kelapa inilah, dia bisa sekolah dari Taman Kanak-Kanak hingga Perguruan Tinggi. Samsul Arifin selaku Ketua Koperasi Nira Perwira Purbalingga ini masih tercatat sebagai Mahasiswa Jurusan Syariah IAIN Purwokerto semester 5.
Sejak adanya Koperasi Produsen Nira Perwira yang bergerak di bidang perdagangan gula kelapa kristal, para petani bisa sejahtera. Keuntungan petani gula kelapa yang tergabung dalam koperasi adalah mendapatkan fasilitas seperti: akses informasi perkembangan gula kelapa, dana asuransi komunitas, tabungan, sisa hasil usaha, bantuan dari dinas, dan masih banyak lainnya.
Tantangan ke depan adalah harus mampu bersaing dengan para pedagang gula lainnya. Di Purwokerto sudah ada 3 perusahaan besar yang bergerak di bidang perdagangan gula kelapa kristal. Untuk itu, kami harus selalu meningkatkan strategi dalam model perdagangan. Model pendekatan top-down dan bottom-up kami lakukan. Pendekatan ke petani, kelompok, dan pengepul adalah salah satu kunci kesuksesan kami.
Harapannya adalah petani hidup sejahtera bersama koperasi. Semoga impiannya terkabul di kemudian hari. Kerja cerdas dan kerja ikhlas menjadi motivasi dia ketika saya mulai terjatuh dalam jurang keputusasaan. Dia bekerja tidak sendiri karena para pengurus solid dalam menjalankan amanah dari anggota koperasi. Koperasi kami di dampingi oleh LSM LPPSLH Purwokerto sejak tahun 2012. Sejak itulah dukungan dari stakeholder kian mengalir. 



Oleh: Diyah Kusuma Wardani
Pendamping Koperasi Nira Perwira Purbalingga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar