Kantor Koperasi Nira Perwira Purbalingga tampak depan
Nira Perwira diambil dari kata
Nira yang berarti air yang keluar dari bunga jantan pada pohon kelapa berwarna kuning
keemasan dan Perwira yang berarti pahlawan. Jadi, Nira Perwira berarti air yang
menjadikan pahlawan bagi petani gula kelapa. Nira akan selalu keluar jika tahu
pengelolaannya. Nira mampu memberikan kehidupan bagi siapa saja yang
memanfaatkannya.
Koperasi Nira Perwira berdiri
tanggal 11 Juni 2013. Resmi berbadan hukum tanggal 25 Juli 2013 dengan No:
128/BH/XIV.20/VII/2013. Pendiri koperasi antara lain: Ketua bernama Yulianto,
Sekretaris bernama Alfianto Mirun, dan Bendahara bernama Wachini. Pengawas
Koperasi antara lain: Riswono, Nasid Purwoyo, dan Sarkoro Sura. Kelompok-kelompok
petani yang dibentuk dan didampingi oleh LSM LPPSLH Purwokerto ada 5 kelompok,
antara lain:
1. Manggar
Sari di Karangcegak
2. Nira
Manis di Candinata
3. Berkah
Sari di Candinata
4. Sari
Manggar di Binangun
5. Manggar
Wangi di Bumisari
Belum lama ini telah terbentuk kelompok
baru bernama Nira Bhuana atas usul
dari Kepala Desa Candinata, Masikin. Kelompok ini dibentuk oleh Koperasi Nira
Perwira yang menjadi motor penggerak adalah Pengurus Koperasi bernama Alfianto
Mirun.
Seiring berjalannya waktu
beberapa pengurus mengundurkan diri. Dan kini struktur Pengawas dan Pengurus
Koperasi yang baru mulai Maret 2014 adalah:
Pengawas: Riswono, Nasid Purwoyo,
Sarkoro Sura
Pengurus Koperasi:
Ketua : Samsul Arifin
Sekretaris : Setiyanto
Bendahara : Wachini
Bidang Perdagangan : Alfianto Mirun
Bidang Anggota : Mahiroh
Bidang Produksi : Sukimin
Bidang ICS : Samsi
Inilah Foto Para Pengurus Koperasi Nira Perwira bersama Direktur LSM LPPSLH Purwokerto
Koperasi ini menjadi naungan 4
desa di Purbalingga yang berproduksi gula kelapa kristal organik. 401 petani
kelapa organik telah tersertifikasi oleh Lembaga Control Union Belanda pada
bulan Mei 2014. Ini menjadi sesuatu yang menggembirakan bagi kita semua.
Letak koperasi berada di Desa
Candinata RT 13/RW 07, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga dengan Kode
Pos 53361. Lokasi yang ramah lingkungan menjadikan suasana menyenangkan. Selain
itu, masayarakat sekitar antusias dengan adanya Koperasi Nira Perwira.
Penjagaan wilayah penuh dilakukan oleh warga sekitar koperasi.
Gula kelapa kristal membawa arus
perubahan hidup bagi petani gula kelapa di Purbalingga. Program yang ditawarkan
oleh koperasi adalah sistem tabungan. Tabungan dapat dijadikan alat untuk
merubah sedikit kebiasaan petani yang hidup boros dengan Manajemen Ekonomi
Rumah Tangga yang kurang prima.
Koperasi menawarkan program
kepada petani gula kelapa:
1. Tabungan
2. Sisa
Hasil Usaha
3. Fasilitas
pendukung produksi
4. Akses
pasar
5. Penjaminan
mutu produksi
6. Informasi
pendukung pengembangan gula kelapa
7. Dana
santunan penderes berupa Asuransi Komunitas
Testimoni Anggota Koperasi Nira Perwira:
Aswin (petani) >>> Dulu
saya dituduh juragan saya membuat gula semut dan jual ke pengepul lain, tapi
saya kan gak bikin gula semut. Akhirnya saya jual kambing saya untuk melunasi
hutang ke pengepul dan saya bikin gula semut. Hasilnya lebih banyak gula semut.
Wachini
(pengindel+pengurus)>>> Sebelum ada gula semut, kehidupan saya biasa
saja. Setelah ada gula semut, hasilnya terasa sekali. Saya bisa menabung dan
mendapatkan bantuan dari pemerintah. Saya tahu kebersihan dapur karena untuk
kesehatan keluarga kami juga. Saya bisa ajak tetangga-tetangga saya untuk buat
gula semut dan dijual ke koperasi.
Suharno (pengepul) >>> Sejak ada
Koperasi yang menampung gula semut, saya ingin gabung. Produk jelas laku
terjual dan pembayaran gak seret. Petani-petani saya mau bikin gula semut atau
gula cetak ya terserah. Yang penting saya untung. Saya mendapatkan keuntungan
dari koperasi.
Rohyati (pengepul) >>> Dulu saya
denger koperasi nampung gula semut. Saya ingin gabung, tapi para petani saya
belum mau bikin. Akhirnya saya gabung koperasi juga. Bagi saya untung sedikit
gak masalah, yang penting pembayaran lancar dan petani sejahtera, saya ikut
senang.
Riswono (petani+ketua kelompok)
>>>
Saya selaku ketua RT bangga dengan adanya program gula semut dari LPPSLH
Purwokerto. Warga saya jadi lebih sejahtera dengan program ini. Selisih harga
gula semut dengan gula cetak sangat jauh. Hal ini membuat petani beralih ke
gula semut. Apalagi waktu itu rumah kami kedatangan pembeli dari Italia, saya
senang sekali.
Koperasi Nira Perwira ada karena jeritan hati para petani gula kelapa yang belum sejahtera
Koperasi Nira Perwira ada atas inisiatif LSM LPPSLH Purwokerto
Dan Koperasi Nira Perwira akan selalu ada selama masih ada petani gula kelapa yang belum sejahtera

Tidak ada komentar:
Posting Komentar